DUNIA PEKERJAAN
Foto Oleh : Telyawar. Amarduan
"Belajar bisa di mana saja. Namun,bekerja belum tentu di mana saja karena membutuhkan nyali yang besar."
—Telyawar. Amarduan
Semua manusia ketika dewasa akan merasakan dunia pekerjaan entah itu mau kerja kantoran, buru, guru, pembantu dan apapun itu jenis pekerjaannya kita semua akan merasakannya.
Bekerja menjadi tujuan kita saat kita selesai menempuh ilmu di perguruan tinggi. Namun, ketika kita selesai berkuliah pastu ada pertanyaan "saya mau kerja apa ya?" atau "saya ingin kerja di mana?" dan "pekerjaan apa yang ingin saya geluti?" kita menjadi susah untuk menentukan pekerjaan apa yang akan kita kerjakan dan kita akan kerja di mana. Walaupun, kita ingin bekerja sesuai ilmu yang kita dapat itu akan sedikit menyulitkan karena lapangan pekerjaan sempit, banyak pengangguran yamg berkeliaran, dan begitu sedikit tenaga yang dibutuhkan dalam sebuah perusahaan yang kita mau atau perkantoran yang hendak kita melamar kerja. Kita akan dihadapkan dengan realita hidup di mana pekerjaan yang tidak sesuai dengan ilmu akan menghampiri kita.
Ketika, hidup mulai mulai ditekan dengan pertanyaan-pertanyaan serta dorongan-dorongan yang membuat hati bergejolak maka disitulah kita mau atau tidak kita harus mengambil keputusan dan resiko yang ada dan memang ibarat "kita menumpang pada perahu orang lain." yaitu mencari nafkah tidak sesuai ilmu yang kita geluti dahulu pada perguruan tinggi walaupun kita optimis untuk mendapatkan sesuatu tidak akan mudah sebab sekarang kau harus punya orang dalam untuk masuk dalam sebuah perkantoran.
Walaupun, kau memiliki skill di atas rata-rata, kepintaran yang bagus, seorang pekerja keras, seorang yang handal menyelesaikan masalah namun seperti kata berikut " kau harus memiliki pasword untuk membuka pin hp." itulah, yang sekarang terjadi pada negara +62 tapi, ada pula kantor yang menerima pekerja karena handal dan pandai mennyelesaikan masalah dan mampu berkomunikasi dengam baik antara pekerja dan kepala kantor tersebut.
Ada banyak pekerja yang setelah dapat pekerjaan mereka tidak benar-benar serius untuk mengerjakan hal tersebut malah mereka seolah membuat kedudukan mereka sekarang itu sudah yang paling tinggi. Padahal, banyak pekerja bangunan yang membanting tulang demi mendapatkan uang untuk menafkahi anak mereka dan anak mereka dapat bersekolah di sekolah yang mereka inginkan.
Sebab, tidak ada yang yang gratis di dunia ini untuk kita peroleh. Bekerjalah sesuai talenta kita, kreatifitas kita, ilmu kita dan kita harus benar-benar bekerja dengan sungguh-sungguh agar hasil yang kita peroleh pun sungguh-sungguh diberikan pada kita.
Jangan letih berusaha dan terus giat dalam membangun relasi hidup dengan sesama, berbuat baik bagi sesama dan harus saling bertoleransi.
"Sebab, nyali yang besar menghasilkan keuntungan yang besar."
Penulis : Telyawar Amarduan

Komentar