NANTI PUDAR

.......

Di negeri hijau yang kian pudar,
pohon berdiri memeluk debu,
daunnya luruh tanpa sadar,
tertiup angin janji semu.

Akarnya menusuk tanah retak,
mencari sisa harapan lama,
tapi sungai kini berkerak,
membawa kisah yang terlupa.

Burung-burung enggan bernyanyi,
hutan sunyi dalam gelisah,
sebab serakah menanam duri,
dan rakus merayap tanpa resah.

Namun pohon tetap bertahan,
meski bayangannya kian samar,
ia percaya hujan harapan,
akan tumbuh di hati yang benar.


Telyawar, 2025

Komentar

Postingan Populer