SEDERHANA SAJA



Ada hari-hari yang berjalan sederhana, tetapi menyimpan banyak cerita. Begitulah hidupku dalam satu minggu—berjalan di antara pelayanan, pekerjaan, dan usaha kecil yang tumbuh dari rumah.
Pagi sering dimulai dengan langkah menuju sekolah. Sebagai pegawai honorer, aku menjalani tugas dengan kesadaran bahwa pekerjaan sekecil apa pun tetap memiliki arti. Di ruang-ruang sekolah, aku belajar tentang kesabaran, tentang tanggung jawab, dan tentang bagaimana melayani dengan hati yang tulus.
Ketika hari mulai beranjak sore, hidupku beralih ke ruang yang berbeda—ruang kecil di rumah yang menjadi tempat lahirnya karya. Di sana ada komputer, printer, dan tumpukan kertas foto. Kadang ada pesanan cetak foto, kadang juga desain sederhana yang harus diselesaikan. Usaha kecil ini mungkin tidak selalu ramai, tetapi setiap pesanan adalah harapan yang datang mengetuk pintu.
Di sela-sela kesibukan itu, ada panggilan lain yang tidak kalah penting: pelayanan di gereja. Bersama tim Infodok, aku belajar menangkap momen-momen yang sering kali lewat begitu saja—wajah jemaat yang berdoa, tangan yang terangkat saat memuji Tuhan, dan kebersamaan yang hangat di dalam ibadah. Melalui kamera, aku belajar bahwa setiap detik dalam pelayanan adalah cerita yang layak diingat.
Tidak semua hari berjalan mudah. Ada waktu ketika tubuh terasa lelah, ketika pesanan tidak banyak, atau ketika waktu terasa terlalu sempit untuk semua tanggung jawab. Namun justru di situlah aku belajar bahwa hidup bukan tentang banyaknya yang kita miliki, tetapi tentang kesetiaan dalam menjalani apa yang dipercayakan kepada kita.
Setiap malam, ketika hari mulai sunyi, aku sering berhenti sejenak untuk mengingat kembali perjalanan hari itu. Dari sekolah, ke rumah, hingga ke gereja—semuanya seperti potongan-potongan kecil yang membentuk satu kisah.
Dan di tengah semua itu, ada satu hal yang selalu ingin aku jaga: rasa syukur.
Syukur karena masih diberi kesempatan untuk bekerja.
Syukur karena masih bisa melayani.
Syukur karena masih bisa berkarya, meski dari ruang kecil di rumah.
Hidup mungkin tidak selalu besar dan gemilang. Kadang ia hanya hadir dalam langkah-langkah sederhana yang dilakukan dengan setia. Tetapi justru di sanalah aku belajar bahwa setiap hari, sekecil apa pun, tetap adalah anugerah. ✨

Komentar

Postingan Populer